Berita

Pendidikan Profesi Lanjutan (PPL) Biaya Teknis Bangunan (BTB))

 

PENDAHULUAN

Peran profesi Penilai dalam kegiatan perekonomian semakin mendapatkan tempat yang penting, seiring dengan pertumbuhan ekonomi negara kita. Hampir semua lini kegiatan ekonomi utama yang mendukung jalannya kegiatan perekonomian membutuhkan peran profesional profesi Penilai. Sektor perbankan, pemerintahan, industri maupun perdagangan membutuhkan peran yang signifikan dari profesi penilai.

Sejalan dengan peran dan posisi strategis dari profesi Penilai tersebut diatas, maka kiranya dirasakan perlu bagi profesi Penilai untuk terus senantiasa memelihara kompetensi dan keahliannya dalam berpraktik sehari-hari. Sebagaimana kita ketahui bersama output atau luaran utama yang akan menjadi salah satu produk dari profesi Penilai adalah berupa opini nilai. Guna menghasilkan opini nilai tersebut, seorang Penilai akan mengaplikasikan salah satu dari 3 pendekatan penilaian yang dikenal sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia, yakni: Pendekatan Pasar, Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan Biaya. Khusus untuk Pendekatan Biaya, yang merupakan alternatif ke-3 dari hierarki pendekatan penilaian yang dikenal di Indonesia, aplikasi penerapannya memiliki referensi atau rujukan dalam hal penetapan rujukan Biaya Teknis Baru (BTB) untuk berbagai macam jenis bangunan (improvement). Rujukan ini telah dikembangkan MAPPI sejak tahun 2015 dan terus dilakukan update secara berkala.

Keberadaan BTB yang menjadi rujukan utama bagi profesi Penilai dalam melakukan penerapan pendekatan penilaian menggunakan Pendekatan Biaya ini sangat membantu penilai sekaligus stakeholder terkait dalam memberikan keseragaman konsep berpikir, yang pada muaranya akan mengurangi disparitas/ variasi dalam penentuan BTB atas sebuah bangunan. Rujukan BTB yang telah dikembangkan dengan baik oleh MAPPI ini pada praktiknya memerlukan pula pemahaman bagi segenap penggunanya dalam mekanisme penerapan maupun penyesuaian yang diperlukan dalam aplikasi sehari-hari.

Berpijak dari latar belakang pemikiran diatas, maka kiranya perlu bagi profesi Penilai untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya dalam aplikasi penerapan rujukan BTB MAPPI pada praktik penilaian sehari-hari. Kegiatan ini kami ajukan dalam bentuk/ format Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) selama 1 (satu) hari yang akan memberikan pengetahuan teknis, pemahaman dan keterampilan/ aplikasi praktik bagi para peserta, untuk dapat mengaplikasikan BTB MAPPI sesuai dengan SPI dan ketentuan terkait yang ada.

TUJUAN KEGIATAN

Sebagaimana telah diutarakan dalam pendahuluan sebelumnya, tujuan utama diselenggarakannya kegiatan PPL BTB MAPPI ini adalah:

  1. Memberikan pemahaman secara umum mekanisme pengembangan BTB MAPPI.
  2. Memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis bagi Penilai, untuk dapat mengaplikasikan referensi BTB MAPPI rangka penilaian menggunakan pendekatan biaya.
  3. Memberikan keterampilan bagi Penilai untuk dapat melakukan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan atas BTB MAPPI, bilamana ditemukan kondisi atas bangunan yang tidak merujuk pada kriteria standar yang ada dalam BTB MAPPI.

SASARAN PESERTA

Target utama dari kegiatan PPL BTB MAPPI ini adalah:

  1. Penilai A
  2. Penilai P
  3. Penilai T
  4. Penilai S
  5. Pihak-pihak eksternal yang terkait lainnya secara luas.

TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN

Waktu dan tempat kegiatan PPL BTB MAPPI ini akan diselenggarakan di:

Tanggal
 : 
07 April 2018
Waktu
 : 08.00 s/d 17.00 WIB
Tempat 
 : Hotel Noormans 
   : Jalan Teuku Umar No. 27, Kel. Jatingaleh, Kota Semarang
CPD yang diusulkan
 : 8 CPD Poin
Peserta Maksimum
 : 75 Peserta

Download Brosur